Jakarta, 22 September 2026 – Timnas Malaysia membawa kekuatan baru menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 dengan memasukkan sejumlah pemain naturalisasi anyar ke dalam skuad. Dua nama yang sebelumnya telah mendapatkan konfirmasi kelayakan dari FIFA adalah Bergson da Silva dan Brad Tapp. Keduanya merupakan pemain Johor Darul Ta’zim (JDT) yang kini dapat memperkuat Harimau Malaya. Selain mereka, Manuel Hidalgo juga masuk dalam daftar 23 pemain pilihan pelatih Tan Cheng Hoe. Kehadiran para pemain tersebut menambah opsi Malaysia menjelang persaingan Grup A bersama Indonesia, Singapura, dan Bangladesh.
Nama Bergson menjadi yang paling menarik perhatian karena catatan golnya bersama JDT. Penyerang kelahiran Brasil tersebut tercatat telah mengoleksi 199 gol hanya dari 195 pertandingan bersama klub raksasa Malaysia itu. Bergson membela JDT sejak 2021 dan berkembang menjadi salah satu penyerang paling produktif di kompetisi domestik. Kontribusinya ikut mengantarkan JDT mempertahankan dominasinya dengan meraih lima gelar liga selama periode tersebut. Catatan itu membuat penyerang berusia 35 tahun tersebut menjadi opsi baru Malaysia di lini depan.
Bergson memperoleh kesempatan membela Malaysia setelah memenuhi persyaratan kelayakan melalui masa tinggal dan kariernya di negara tersebut. FIFA kemudian mengonfirmasi statusnya bersama Brad Tapp pada pertengahan September 2026. FAM menyatakan proses pemeriksaan FIFA telah memastikan kedua pemain memenuhi aturan untuk membela tim nasional Malaysia. Bergson sendiri mengaku telah lama memiliki keinginan mengenakan seragam Harimau Malaya. Ia menyadari status barunya membawa tanggung jawab besar untuk memberikan kontribusi kepada tim nasional.
Sementara itu, Brad Tapp menawarkan karakter berbeda dibandingkan Bergson. Pemain kelahiran Australia tersebut dapat beroperasi sebagai gelandang bertahan maupun bek tengah sehingga memberikan fleksibilitas kepada Tan Cheng Hoe. Tapp sebelumnya berkembang melalui sistem sepak bola Australia sebelum bergabung dengan JDT pada Juli 2026. Berbeda dengan Bergson yang memenuhi persyaratan melalui masa tinggal di Malaysia, Tapp memiliki jalur kelayakan berdasarkan garis keturunan Malaysia. FIFA kemudian memberikan konfirmasi sehingga pemain tersebut dapat masuk ke skuad Harimau Malaya.
Malaysia sebenarnya tidak hanya membawa dua wajah baru tersebut. Dalam daftar akhir 23 pemain FIFA ASEAN Cup 2026, Manuel Hidalgo juga menjadi salah satu pemain naturalisasi anyar yang dipanggil. Winger kelahiran Argentina itu sudah berkarier di Malaysia sejak 2021 dan kini memperkuat JDT. Hidalgo memiliki karakter sebagai pemain sayap dengan kemampuan membawa bola serta menciptakan peluang dari sisi lapangan. Kehadirannya memberikan alternatif bagi Malaysia untuk membangun serangan melalui sektor sayap.
Dengan demikian, skuad Malaysia di turnamen ini mempunyai tiga pemain naturalisasi terbaru, yakni Bergson, Hidalgo, dan Tapp. Mereka bergabung dengan sejumlah pemain yang sebelumnya telah menjadi bagian dari tim nasional seperti Dion Cools, La’Vere Corbin-Ong, Romel Morales, Sergio Aguero, Nooa Laine, dan Stuart Wilkin. Tan Cheng Hoe juga tetap membawa pemain lokal yang selama ini menjadi tulang punggung Harimau Malaya. Kombinasi tersebut memberikan Malaysia lebih banyak pilihan dalam menyusun komposisi untuk tiga pertandingan fase grup. Bergson khususnya dapat menjadi opsi sebagai ujung tombak karena produktivitasnya di level klub.
Ketajaman Bergson terlihat dari statistiknya yang bahkan mencatat jumlah gol lebih banyak daripada jumlah penampilan bersama JDT. Selain torehan 199 gol dari 195 laga secara keseluruhan, ia mengemas 27 gol di Liga Super Malaysia musim 2025-2026. Produktivitas tersebut menjadi salah satu alasan kehadirannya mendapat perhatian menjelang turnamen regional. Meski performa bersama klub tidak otomatis menjamin hasil yang sama di level internasional, Malaysia kini mempunyai penyerang dengan pengalaman panjang menghadapi berbagai karakter pertahanan. Adaptasi Bergson terhadap sistem Tan Cheng Hoe akan menjadi salah satu aspek yang menarik untuk diamati selama turnamen.
Kehadiran pemain-pemain baru tersebut juga menjadi perhatian Indonesia karena kedua negara berada dalam grup yang sama. Indonesia dijadwalkan menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua Grup A, Senin, 28 September 2026. Pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan kompetitif terbaru dalam rivalitas panjang kedua negara. Bagi lini pertahanan Indonesia, Bergson menawarkan tantangan berbeda karena mempunyai postur, pengalaman, serta kemampuan penyelesaian akhir yang telah terbukti produktif di kompetisi Malaysia. Namun, hasil pertandingan tetap akan ditentukan oleh performa kedua tim ketika bertemu di lapangan.
Malaysia sendiri membawa total 23 pemain untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Selain para pemain JDT, sejumlah pemain yang berkarier di luar Malaysia juga mendapat panggilan, termasuk Dion Cools dari Cerezo Osaka, Daniel Ting dari Ratchaburi FC, Sergio Aguero dari PSM Makassar, dan Fergus Tierney dari PAC Omonia. Komposisi tersebut memperlihatkan Tan Cheng Hoe mencoba memadukan pemain domestik, naturalisasi, keturunan, serta pemain yang berkarier di luar negeri. Persaingan di Grup A pun diperkirakan berlangsung ketat karena setiap tim hanya mempunyai sedikit ruang untuk kehilangan poin.
Tambahan pemain naturalisasi membuat Malaysia memasuki FIFA ASEAN Cup 2026 dengan komposisi berbeda dibandingkan turnamen sebelumnya. Bergson menjadi sosok yang paling menonjol berkat torehan 199 gol dari 195 pertandingan bersama JDT, sedangkan Tapp memberikan tambahan pilihan di sektor bertahan dan Hidalgo memperkuat area sayap. Ketiganya kini berada dalam skuad yang dipersiapkan menghadapi Indonesia, Singapura, dan Bangladesh. Pertemuan Indonesia dan Malaysia pada 28 September akan menjadi salah satu kesempatan untuk melihat sejauh mana tambahan kekuatan tersebut dapat memberikan dampak bagi Harimau Malaya. Bagi Indonesia, pertandingan itu juga menjadi ujian untuk menghadapi lini serang Malaysia yang kini mempunyai lebih banyak pilihan.




