Jakarta, 9 Mei 2026 – Ledakan dahsyat terjadi di sebuah pabrik petasan di China dan menyebabkan sedikitnya 37 orang dilaporkan meninggal dunia. Insiden tersebut juga mengakibatkan puluhan lainnya mengalami luka-luka serta memicu kerusakan besar di area sekitar lokasi kejadian.
Menurut laporan awal, ledakan terjadi saat aktivitas produksi sedang berlangsung di dalam pabrik. Dentuman keras terdengar hingga beberapa kilometer dan memicu kepanikan warga di sekitar kawasan industri tersebut. Asap tebal dan kobaran api dilaporkan langsung membumbung tinggi sesaat setelah ledakan terjadi.
Tim pemadam kebakaran dan petugas penyelamat segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api serta melakukan evakuasi korban. Proses pencarian berlangsung cukup sulit karena sebagian bangunan pabrik mengalami kerusakan parah akibat kuatnya ledakan.
Pihak berwenang China menyatakan jumlah korban masih berpotensi bertambah karena beberapa pekerja sempat dilaporkan hilang dan sejumlah korban luka berada dalam kondisi kritis. Rumah sakit di sekitar lokasi juga disebut menerima banyak korban dengan luka bakar dan cedera akibat serpihan ledakan.
Pengamat keselamatan industri menjelaskan bahwa pabrik petasan dan bahan peledak memiliki tingkat risiko tinggi apabila prosedur keamanan tidak dijalankan secara ketat. Bahan kimia yang digunakan dalam produksi petasan sangat mudah terbakar dan dapat memicu ledakan besar jika terjadi kesalahan penanganan.
Insiden kecelakaan industri di China beberapa kali menjadi sorotan internasional karena melibatkan fasilitas manufaktur dan bahan berbahaya. Pemerintah China sendiri disebut terus memperketat regulasi keselamatan kerja, terutama di sektor industri dengan risiko tinggi seperti bahan peledak dan kimia.
Selain menimbulkan korban jiwa, ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada bangunan di sekitar lokasi, termasuk rumah warga dan fasilitas umum. Warga di area sekitar sempat dievakuasi sementara demi menghindari risiko ledakan lanjutan dan paparan asap berbahaya.
Pihak berwenang kini mulai melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan dan memastikan apakah terdapat pelanggaran standar keselamatan kerja di pabrik tersebut. Pemerintah daerah juga menjanjikan penanganan terhadap korban serta evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan industri di kawasan tersebut.







