Jakarta, 9 Juni 2026 – Legenda Manchester United dan mantan kapten Republik Irlandia, Roy Keane, memberikan pandangan menarik terkait peran Harry Kane di Piala Dunia 2026. Keane menilai kapten Timnas Inggris tersebut perlu melakukan sedikit penyesuaian dalam gaya bermainnya agar dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi tim sepanjang turnamen.
Menurut Keane, Kane tetap merupakan salah satu penyerang terbaik dunia dengan kemampuan mencetak gol yang luar biasa. Namun dalam turnamen sekelas Piala Dunia, di mana setiap pertandingan memiliki karakter yang berbeda, seorang striker perlu mampu beradaptasi dengan berbagai situasi. Keane menilai fleksibilitas dalam pergerakan dan pengambilan posisi dapat menjadi faktor penting yang membantu Inggris menghadapi lawan-lawan dengan gaya bermain yang beragam.
Selama bertahun-tahun, Kane dikenal bukan hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga sebagai penyerang yang sering turun ke lini tengah untuk membantu membangun serangan. Gaya bermain tersebut kerap memberikan keuntungan bagi tim karena membuka ruang bagi pemain lain. Namun Keane berpendapat bahwa dalam beberapa situasi tertentu, Kane mungkin perlu lebih sering berada di area berbahaya dekat kotak penalti untuk memaksimalkan peluang mencetak gol.
Pandangan tersebut muncul di tengah tingginya harapan terhadap Inggris menjelang Piala Dunia 2026. Dengan skuad yang dipenuhi pemain berkualitas di berbagai lini, banyak pihak percaya bahwa The Three Lions memiliki peluang besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Dalam konteks itu, peran Kane sebagai kapten dan ujung tombak tim menjadi sangat krusial.
Meski memberikan saran, Keane tetap menaruh respek tinggi terhadap kualitas Kane. Ia mengakui bahwa penyerang Inggris tersebut telah membuktikan dirinya sebagai salah satu striker paling konsisten dalam sepak bola modern. Rekor gol yang terus bertambah serta kontribusinya di level klub dan tim nasional menjadi bukti nyata kualitas yang dimilikinya.
Menjelang turnamen, Kane diperkirakan tetap menjadi salah satu pemain kunci dalam rencana pelatih Thomas Tuchel. Apakah ia akan mengubah sebagian aspek permainannya atau tetap mengandalkan gaya yang telah membawanya sukses selama ini, hanya waktu yang akan menjawab. Yang pasti, Inggris berharap sang kapten dapat kembali menjadi tumpuan utama dalam upaya mengakhiri penantian panjang mereka untuk meraih gelar Piala Dunia.




