Jakarta, 6 September 2026 – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani memasang target untuk menyumbangkan medali bagi kontingen Merah Putih pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Atlet yang akrab disapa Putri KW tersebut akan menjadi salah satu andalan Indonesia pada nomor beregu putri sekaligus perorangan. Menjelang pesta olahraga terbesar di Asia itu, Putri memilih memusatkan perhatian pada evaluasi penampilan sebelumnya dan memperbaiki berbagai kekurangan dalam permainannya. Program latihan bersama tim bulu tangkis Indonesia di Pelatnas PBSI sejauh ini dinilainya berlangsung lancar dan kondusif. Setiap kekurangan yang terlihat dari pertandingan sebelumnya menjadi bahan evaluasi bersama tim pelatih sebelum berangkat ke Jepang. Putri berharap seluruh proses persiapan tersebut dapat membantunya tampil konsisten ketika menghadapi pertandingan dengan tekanan yang lebih besar.
Asian Games 2026 akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, mulai 19 September hingga 4 Oktober 2026 dengan Indonesia mengirim ratusan atlet dari berbagai cabang olahraga. Bulu tangkis kembali menjadi salah satu cabang yang diharapkan mampu memberikan kontribusi medali bagi kontingen Indonesia. PP PBSI telah menetapkan 20 pemain untuk memperkuat skuad bulu tangkis, terdiri atas 10 pemain putra dan 10 pemain putri. Putri KW masuk dalam kelompok tunggal putri bersama Thalita Ramadhani Wiryawan, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, dan Mutiara Ayu Puspitasari. Komposisi tersebut disusun setelah mempertimbangkan performa, kondisi fisik, kemampuan teknis, serta kebutuhan tim. Para pemain akan terlebih dahulu berjuang pada nomor beregu sebelum mengalihkan fokus menuju persaingan perorangan.
Secara pribadi, Putri tidak menutupi ambisinya untuk berdiri di podium Asian Games 2026. Pebulu tangkis yang berada di jajaran elite dunia itu ingin melangkah sejauh mungkin sekaligus membawa pulang medali untuk Indonesia. Target tersebut sejalan dengan harapan PBSI yang menginginkan para pemain mampu memaksimalkan peluang pada setiap nomor. Putri menyadari pencapaian itu membutuhkan konsistensi tinggi karena Asian Games mempertemukan sebagian besar kekuatan terbaik dunia yang berasal dari kawasan Asia. Ia karena itu tidak ingin hanya berfokus pada hasil akhir dan memilih memperbaiki aspek permainan yang masih menjadi kekurangan. Persiapan dalam beberapa pekan terakhir menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan kualitas permainan sebelum memasuki pertandingan sesungguhnya.
Persaingan sektor tunggal putri diperkirakan menjadi salah satu tantangan terbesar bagi Putri. Ia menilai kekuatan para pebulu tangkis Asia relatif merata dengan China, Jepang, dan Korea Selatan menjadi tiga negara yang secara khusus perlu diwaspadai. Negara-negara tersebut mempunyai kedalaman skuad dan pemain berpengalaman yang secara rutin bersaing pada level tertinggi turnamen internasional. Kondisi tersebut membuat perjalanan menuju podium tidak akan mudah karena setiap pertandingan berpotensi mempertemukan Putri dengan lawan berkualitas. Meski mengetahui peta kekuatan calon pesaing, ia tidak ingin perhatian terhadap lawan justru mengganggu persiapannya sendiri. Fokus utama tetap diarahkan pada peningkatan performa agar mampu mengeluarkan permainan terbaik ketika pertandingan dimulai.
Pengalaman Putri menghadapi pemain-pemain papan atas dunia menjadi salah satu modal penting menjelang Asian Games. Ia telah melewati berbagai turnamen internasional dengan tingkat persaingan tinggi sehingga cukup mengenal karakter permainan sejumlah calon lawannya. Namun, atmosfer Asian Games memiliki tantangan berbeda karena pertandingan tidak hanya membawa target individu, tetapi juga nama Indonesia. Tekanan tersebut membuat kesiapan mental menjadi sama pentingnya dengan kondisi fisik dan kemampuan teknis. Putri sebelumnya juga menghadapi rangkaian turnamen besar secara berdekatan sehingga pengelolaan kondisi menjadi bagian yang mendapatkan perhatian. Menjaga kebugaran, pikiran, serta kemampuan memulihkan kondisi setelah pertandingan menjadi faktor penting agar performanya tidak menurun ketika memasuki Asian Games.
Selain mengejar hasil pada nomor perorangan, Putri memiliki tanggung jawab penting dalam skuad beregu putri Indonesia. Ia menilai komposisi tim yang memadukan pemain senior dan junior sudah mempunyai kekompakan yang cukup baik. Sejumlah pemain pernah tampil bersama dalam dua hingga tiga kejuaraan beregu sehingga hubungan dan komunikasi di dalam tim mulai terbentuk. Pengalaman tersebut menjadi keuntungan karena pertandingan beregu membutuhkan suasana tim yang berbeda dibandingkan turnamen individu. Setiap pemain tidak hanya memikirkan hasil pertandingan sendiri, tetapi juga harus menjaga semangat serta memberikan dukungan kepada rekan yang bertanding. Putri melihat chemistry antara pemain tunggal dan ganda telah berkembang sehingga dapat menjadi modal ketika Indonesia menghadapi negara-negara dengan kekuatan merata.
PBSI sendiri menempatkan nomor beregu sebagai fokus pertama karena pertandingan beregu akan berlangsung lebih dahulu sebelum nomor perorangan. Tim Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan seluruh kekuatan yang tersedia untuk mendapatkan hasil maksimal sejak fase awal kompetisi. Setelah rangkaian beregu selesai, perhatian kemudian dialihkan menuju nomor individu dengan peluang medali pada masing-masing sektor. Situasi tersebut menuntut pemain seperti Putri untuk menjaga kondisi sepanjang kompetisi karena berpotensi tampil dalam dua nomor berbeda. Beban pertandingan dapat meningkat apabila Indonesia mampu melaju jauh pada nomor beregu dan Putri kemudian kembali bertanding pada sektor tunggal putri. Pengaturan latihan, pemulihan, dan kebugaran karena itu menjadi bagian penting dari strategi tim selama berada di Jepang.
Bagi Putri, kesempatan tampil di Asian Games juga membawa tanggung jawab yang berbeda dibandingkan mengikuti turnamen reguler dalam kalender bulu tangkis internasional. Pada turnamen individu, atlet pada dasarnya mengejar pencapaian pribadi dan poin peringkat, sedangkan Asian Games menempatkan setiap hasil sebagai bagian dari prestasi kontingen Indonesia. Situasi tersebut membuat medali mempunyai makna lebih besar karena diperoleh dengan membawa identitas negara. Putri ingin menjadikan tekanan tersebut sebagai motivasi untuk tampil lebih baik, bukan sebagai beban yang mengganggu permainan. Pengalaman bertanding di berbagai ajang besar diharapkan membantunya mengendalikan emosi ketika menghadapi momen penting. Kemampuan mempertahankan ketenangan akan menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan hasil ketika pertandingan memasuki situasi ketat.
Persiapan tim bulu tangkis Indonesia menjelang keberangkatan kini semakin diarahkan pada kebutuhan masing-masing sektor. Tim pelatih melakukan evaluasi terhadap aspek teknis, fisik, dan pola permainan agar para atlet memasuki kompetisi dalam kondisi terbaik. Putri juga terus membenahi detail permainan berdasarkan pengalaman dari pertandingan sebelumnya sehingga kesalahan yang sama dapat diminimalkan. Tidak ada ruang untuk meremehkan lawan karena sebagian besar pemain terbaik dunia di sejumlah sektor berasal dari negara-negara Asia. Selain China, Jepang, dan Korea Selatan, negara lain juga memiliki pemain yang mampu memberikan kejutan apabila mendapatkan momentum pertandingan. Konsistensi sejak pertandingan pertama karena itu menjadi salah satu kunci agar peluang Indonesia untuk mendapatkan medali tetap terbuka.
Tekad Putri KW untuk naik podium menjadi bagian dari upaya besar bulu tangkis Indonesia mempertahankan tradisi prestasi di panggung Asia. Target tersebut tidak akan mudah diwujudkan mengingat ketatnya persaingan, tetapi Putri membawa pengalaman internasional, posisi di jajaran elite dunia, serta persiapan bersama tim nasional sebagai modal. Ia berharap dapat memberikan kontribusi maksimal ketika turun pada nomor beregu maupun perorangan dan membantu Indonesia mendapatkan hasil terbaik. Fokus dalam masa persiapan akan terus diarahkan pada perbaikan kekurangan serta menjaga kondisi agar mencapai performa optimal saat kompetisi berlangsung. Bagi Putri, keberhasilan tidak hanya berarti melangkah jauh secara individu, tetapi juga memberikan poin dan medali yang bernilai bagi kontingen Merah Putih. Asian Games 2026 pun menjadi kesempatan besar baginya untuk mengubah pengalaman dan konsistensi selama beberapa tahun terakhir menjadi prestasi bagi Indonesia.





