Jakarta, 22 Oktober 2026 – Kabar duka menyelimuti keluarga aktris Marsha Aruan setelah sang ibunda, Lisa Diana Tambunan, meninggal dunia pada Senin, 19 Oktober 2026, dalam usia 58 tahun. Kepergian Lisa meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, terutama Marsha yang selama ini dikenal memiliki hubungan dekat dengan ibundanya. Setelah beberapa hari menjadi perhatian publik, pihak keluarga akhirnya mengungkap kondisi kesehatan yang dialami Lisa sebelum mengembuskan napas terakhir. Almarhumah diketahui mengalami gangguan pernapasan akut yang berkaitan dengan infeksi bakteri pada paru-paru. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan kadar oksigen dalam darah hingga membutuhkan penanganan medis intensif, tetapi berbagai upaya yang dilakukan tim dokter belum berhasil menyelamatkan nyawanya.
Penjelasan mengenai penyebab meninggalnya Lisa disampaikan oleh Benjamin, adik almarhumah sekaligus paman Marsha Aruan, ketika ditemui di Rumah Duka RS Ukrida, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa, 20 Oktober 2026. Benjamin mengungkapkan bahwa kakaknya telah menjalani pengobatan secara intensif selama sekitar dua bulan terakhir akibat gangguan kesehatan yang dialaminya. Selama menjalani perawatan, Lisa disebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan tetap berupaya mengikuti seluruh anjuran medis. Keluarga juga memberikan pendampingan agar kondisi kesehatannya dapat kembali pulih seperti sebelumnya. Namun, keadaan berubah ketika Lisa mendadak mengalami kesulitan bernapas yang disertai penurunan saturasi oksigen sehingga keluarga memutuskan segera membawanya kembali ke rumah sakit.
Menurut Benjamin, gangguan pernapasan yang dialami Lisa ternyata berkaitan dengan keberadaan bakteri di bagian paru-paru. Hasil pemeriksaan medis juga menunjukkan adanya flek pada paru-paru kanan yang menjadi salah satu temuan penting dalam penanganan kondisi almarhumah. Infeksi tersebut menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan hingga kadar oksigen dalam darah mengalami penurunan. Benjamin menjelaskan bahwa tim dokter telah berusaha memberikan penanganan terhadap kondisi yang dialami kakaknya, tetapi keadaan kesehatannya terus memburuk. Pihak keluarga akhirnya harus menerima kenyataan bahwa Lisa tidak dapat diselamatkan meskipun telah mendapatkan perawatan medis.
Sebelum kondisi kesehatannya menurun secara drastis, Lisa diketahui sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama sekitar satu bulan. Pengobatan yang diberikan sebelumnya menunjukkan hasil positif sehingga almarhumah diperbolehkan kembali ke rumah untuk melanjutkan pemulihan. Keluarga sempat berharap kondisi tersebut menjadi tanda bahwa kesehatannya semakin membaik setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dan tindakan medis. Namun, pada Minggu, 18 Oktober 2026, Lisa kembali mengeluhkan gangguan pernapasan yang membuat keluarga khawatir terhadap kondisinya. Sekitar pukul 14.00 WIB, keluarga membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut karena keluhan yang dirasakan semakin mengkhawatirkan.
Setibanya di rumah sakit, kondisi Lisa dilaporkan mengalami penurunan sehingga tim medis harus memberikan penanganan secara lebih intensif. Almarhumah awalnya mendapatkan pemeriksaan di Instalasi Gawat Darurat sebelum akhirnya dipindahkan ke ruang perawatan intensif atau ICU. Pemindahan tersebut dilakukan karena kondisi pernapasannya membutuhkan pengawasan dan tindakan medis yang lebih ketat. Keluarga terus menunggu perkembangan kesehatan Lisa sambil berharap pengobatan yang diberikan dapat membantu menstabilkan kondisinya. Namun, setelah menjalani perawatan intensif, Lisa akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Senin dini hari, 19 Oktober 2026, meninggalkan duka mendalam bagi seluruh anggota keluarga.
Kepergian Lisa Diana Tambunan menjadi kehilangan besar bagi Marsha Aruan yang selama ini dikenal sebagai salah satu aktris Indonesia dengan perjalanan karier cukup panjang di industri hiburan. Marsha membagikan ungkapan kesedihan melalui media sosial dengan memperlihatkan sejumlah momen kebersamaan bersama sang ibunda. Salah satu unggahannya menampilkan foto hitam putih yang memperlihatkan tangannya menggenggam tangan Lisa sebagai bentuk ungkapan kasih sayang terakhir. Marsha juga menyampaikan pesan cinta kepada ibundanya yang menggambarkan kedekatan emosional antara keduanya. Unggahan tersebut mendapat perhatian dari sejumlah rekan sesama figur publik dan penggemar yang turut menyampaikan belasungkawa serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Jenazah Lisa Diana Tambunan disemayamkan di Rumah Duka RS Ukrida, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, sebelum dimakamkan pada Rabu, 21 Oktober 2026. Prosesi pemakaman dilaksanakan setelah keluarga menjalankan rangkaian penghormatan terakhir, termasuk upacara adat yang menjadi bagian dari tradisi keluarga. Almarhumah kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan, dalam satu liang dengan mendiang suaminya yang merupakan ayah Marsha Aruan. Keputusan tersebut memiliki makna tersendiri bagi keluarga karena kedua orang tua Marsha kini berada di tempat peristirahatan terakhir yang sama. Prosesi pemakaman menjadi momen penuh haru ketika keluarga dan kerabat memberikan penghormatan terakhir kepada Lisa yang telah berpulang setelah berjuang menghadapi penyakitnya.
Kasus yang dialami Lisa Diana Tambunan juga menjadi pengingat mengenai pentingnya memperhatikan gejala gangguan pernapasan, terutama apabila disertai sesak napas dan penurunan saturasi oksigen. Infeksi bakteri pada paru-paru dapat menyebabkan peradangan yang mengganggu pertukaran oksigen dalam tubuh, meskipun tingkat keparahannya berbeda pada setiap pasien. Penanganan medis perlu disesuaikan dengan penyebab infeksi, kondisi kesehatan pasien, dan hasil pemeriksaan dokter. Gejala berupa kesulitan bernapas yang semakin berat atau kadar oksigen yang menurun membutuhkan pemeriksaan medis segera karena dapat menandakan kondisi serius. Di tengah kesedihan atas kepergian Lisa, keluarga Marsha Aruan kini berusaha menerima kehilangan tersebut dengan mengenang kasih sayang, perhatian, dan kebersamaan yang telah diberikan almarhumah sepanjang hidupnya.




